Coding Visual Basic .NET

Kumpulan Source Code Cara Cepat Belajar Aplikasi VB.net

Penggunaan Conditional SELECT CASE – WHEN – THEN – ELSE – END Dalam SQL Server

Dalam Query di SQL Server bisa dibuat menjadi Query Conditional. Query Conditional sama halnya dengan kondisional di bahasa pemrograman. Di SQL Server, Query kondisional menggunakan SELECT CASE, dengan struktur sebagai berikut :

SELECT CASE field

WHEN kondisional1 THEN hasil1
WHEN kondisional2 THEN hasil2
WHEN kondisionaln THEN hasiln
ELSE lain

FROM TABEL

Untuk lebih memahami penggunaan Conditional Select di SQL Server, perhatikan Tabel Anggota dibawah ini :

Nama Kelamin
Henry L
Hillary Wilson P
Gilbert D L
Jhonny Louis L
Carwright P

Jika kita ingin mengganti label Kelamin “L” menjadi “Laki-laki” dan label Kelamin “P” menjadi “Perempuan” kita bisa menggunakan Query kondisional berikut :

SELECT Nama, CASE Kelamin

WHEN ‘L’ THEN ‘Laki-laki’
WHEN ‘P’ THEN ‘Perempuan’
END

FROM Anggota

Nama (No column name)
Henry Laki-laki
Hillary Wilson Perempuan
Gilbert D Laki-laki
Jhonny Louis Laki-laki
Carwright Perempuan

Untuk memberi nama kolom pada field kondisional, Anda bisa menambahkannya setelah argumen END, seperti contoh berikut ini :

SELECT Nama, CASE Kelamin

WHEN ‘L’ THEN ‘Laki-laki’
WHEN ‘P’ THEN ‘Perempuan’
END AS Jenis_Kelamin

FROM Anggota

Nama Jenis_Kelamin
Henry Laki-laki
Hillary Wilson Perempuan
Gilbert D Laki-laki
Jhonny Louis Laki-laki
Carwright Perempuan

Bentuk kedua dari Conditional Select di SQL Server adalah sebagai berikut :

SELECT CASE

WHEN field (>,<) kondisional1 THEN hasil1
WHEN field (>,<) kondisional2 THEN hasil2
WHEN field (>,<) kondisionaln THEN hasiln
ELSE lain

FROM TABEL

Pada bentuk yang pertama, Conditional Select digunakan untuk kondisi yang menyatakan “sama dengan”, seperti pada contoh yang telah ditampilkan. Jika Kelamin sama dengan “L” maka “Laki-laki”, dan jika Kelamin sama dengan “P” maka “Perempuan”. Kondisional bentuk kedua digunakan untuk kondisi selain kondisi “sama dengan”, yang bisa berarti lebih besar, lebih besar sama dengan, lebih kecil sama dengan.
Untuk memahami contoh penggunaan dari kondisional ini, maka perhatikan Tabel Score dibawah ini :

id score
0001 85
0002 92
0003 100
0004 25
0005 40
0006 15
0007 56
0008 90
0009 74
0010 35
0011 73
0012 97
0013 50
0014 20
0015 39
0016 10
0017 26
0018 80

Jika terdapat aturan :
Jika Nilai >=80 maka Nilai adalah “A”
Jika Nilai >=60 maka Nilai adalah “B”
Jika Nilai >=40 maka Nilai adalah “C”
Jika Nilai >=20 maka Nilai adalah “D”
Jika Nilai Query yang bisa Anda gunakan adalah sebagai berikut :

SELECT id, CASE

WHEN score >=80 THEN ‘A’
WHEN score >=60 THEN ‘B’
WHEN score >=40 THEN ‘C’
WHEN score >=20 THEN ‘D’
WHEN score <20 THEN ‘E’
END AS Score

FROM Score

Anda juga bisa menggunakan Query berikut :

SELECT id, CASE

WHEN score >=80 THEN ‘A’
WHEN score >=60 THEN ‘B’
WHEN score >=40 THEN ‘C’
WHEN score >=20 THEN ‘D’
ELSE ‘E’
END AS Score

FROM Score

id score
0001 A
0002 A
0003 A
0004 D
0005 C
0006 E
0007 C
0008 A
0009 B
0010 D
0011 B
0012 A
0013 C
0014 D
0015 D
0016 E
0017 D
0018 A

Di bagian WHEN, Anda juga bisa menggunakan lebih dari 1 operator logika. Contohnya sebagai berikut :

SELECT id, CASE

WHEN score >=80 AND score <=100 THEN ‘A’
WHEN score >=60 AND score <=80 THEN ‘B’
WHEN score >=40 AND score <=60 THEN ‘C’
WHEN score >=20 AND score <=40 THEN ‘D’
WHEN score <20 AND score >=0 THEN ‘E’
ELSE ‘_’
END AS Score

FROM Score

Tulisan Lainnya :

JUAL DVD KUMPULAN PROGRAM APLIKASI DAN SOURCE CODE VB.NET

2 Comments

Add a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Coding Visual Basic .NET © 2014 Frontier Theme